FAQ

Frequently Asked Questions

Pertanyaan yang sering diajukan seputar PLTS atap. Belum menemukan jawaban? Hubungi kami lewat kontak di bawah.

PLTS Atap adalah kegiatan menghasilkan listrik menggunakan modul fotovoltaik (panel surya) yang dipasang di atap, dinding, atau bagian lain bangunan milik pelanggan PT PLN (Persero), lalu menyalurkan energi listrik tersebut melalui sambungan listrik PLN pelanggan (Peraturan Menteri ESDM No. 49 Tahun 2018).
Modul fotovoltaik (panel surya) mengubah radiasi matahari menjadi listrik DC. Listrik DC tersebut kemudian masuk ke solar inverter yang mengubahnya menjadi listrik AC 220/380 V 50 Hz. Listrik AC inilah yang dipakai untuk menyalakan peralatan listrik di rumah Anda. Jika ada kelebihan produksi, kelebihan energi tersebut diekspor ke jaringan PLN.
Sistem on-grid tersambung ke jaringan PLN dan bekerja tanpa baterai cadangan. Sistem hybrid menggabungkan panel surya, baterai, dan sambungan PLN sehingga memberikan penghematan sekaligus cadangan listrik saat padam. Sistem off-grid berdiri sendiri tanpa PLN, memakai baterai sebagai penyimpan energi utama, cocok untuk area yang belum terjangkau jaringan listrik yang andal.
Solar inverter adalah komponen utama atau "otak" dari PLTS Atap, khususnya pada sistem on-grid. Saat dinyalakan, solar inverter membutuhkan sekitar 60 detik untuk menyinkronkan parameter acuannya (tegangan, frekuensi, dan lainnya) dengan jaringan PLN sebelum mulai beroperasi. Solar inverter tidak akan bekerja bila tidak ada listrik DC dari panel surya, misalnya karena tertutup bayangan atau setelah matahari terbenam, atau bila tidak ada acuan dari jaringan PLN, misalnya saat listrik PLN padam.
Baterai membantu memaksimalkan pemanfaatan energi surya dengan menyimpan kelebihan listrik untuk dipakai kemudian. Baterai dapat mengurangi ketergantungan pada PLN, menyediakan cadangan listrik saat pemadaman, meningkatkan efisiensi energi, dan membantu menekan biaya listrik pada jam pemakaian puncak.
Untuk sistem 1 kWp (1.000 Wp) dibutuhkan area sekitar 6 m2 dengan beban sekitar 12 kg/m2, tergantung ukuran modul fotovoltaik yang digunakan.
Bila dipasang dengan benar, PLTS Atap dapat beroperasi hingga 20-25 tahun. Garansi produk modul fotovoltaik 10 tahun, solar inverter 5-10 tahun, dan baterai hingga 10 tahun, dengan garansi pemasangan 1-2 tahun.
Anda dapat menghemat sekitar 30-50% dari tagihan listrik bulanan Anda.
Pemasangan PLTS Atap wajib dilakukan oleh badan usaha atau lembaga pemerintah pusat/daerah yang terdaftar sebagai Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik, sebagaimana dipublikasikan di situs Direktorat Jenderal EBTKE, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan PT PLN (Persero).
Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan hubungi tim kami melalui pesan atau kirimkan pertanyaan Anda ke email kami. Tim kami akan membantu menghitung ukuran sistem yang Anda butuhkan, memilihkan kontraktor EPC yang tepat, hingga Anda mudah memiliki sistem PLTS sendiri. Anda juga bisa memulai dari menu Simulasi di situs ini.
Hai Kak πŸ‘‹ mau cek apakah rumahmu cocok PLTS? Tanya aku aja!